Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Saturday, May 7, 2011

Tri Hindarwan Syaifudin

Berita kali ini datang lagi-lagi dari Brudin, Sang penggali tanah
Bisnis Batu-batanya sekarang semakin meningkat, tambah maju rek!! Beberapa hari yang lalu, karena kewalahan dengan pesanan batu bata, Sang penggali tanah akhirnya memutuskan untuk menyewa mesin pencetak Boto ( Press Boto ). Tak elak bro, langsung sewa mesin untuk 70.000 batu bata. Wah kelabakan thu mesin.
Denger2 sampek ganti mesin diesel 3 kali mamen. hahaha, kasian juga thu mesin. di gencer terus setiap hari sampek kelepek-kelepek. Hasil batu bata dair mesin ini memang lebih padat dan kenyal. Kemudian masa pengeringannya juga lebih cepat di bandingkan di cetak manual pake tangannya pak nu, pak kolid dkk. hehe...
Dengan menyewa mesin ini Sang penggali tanah juga bisa meraih untuk maksimal dan lebih tinggi di bandingkan dengan mempekerjakan warga yang di bayar borongan.
Wah bagu thu brud, ayo up semangatmu.. dan habiskan pengangguran di kampung...

Sunday, April 24, 2011

Musim tidak menentu

Pukul 6 pagi terasa dingin di kampung simo, matahari kayaknya muales banget nongolnya. sampai pukul 8 masih juga dingin howone. tapi akan terasa sangat berbeda setelah jarum jam mununjukkan angka 11 pagi. Puanas nan sumuk di rasakan hampir di seluruh wilayah kampung dan sekitarnya. Sumuk sangat terasa karena angin yang tidak segera berhembus dan matahari seperti marah dan garang. Dan nuansa ini akan segera berubah dengan derasnya air hujan setelah waktu menunjukkan sekitar jam 1 siang. Sampai matahari harus pulang ke peraduannya suasana panas dan mendung silih berganti mewarnai suasana sore.
Demikianlah kiranya suasana kampung saat ini. Rasane koyo g jelas, mendung, hujan atau panas/cerah. Sasana seperti ini sangat berpengaruh pada kesehatan warga kampung dan sekitarnya. Banyak sekali ternyata yang menjadi korban dari ganasnya musim yang tidak jelas ini. Penyakit batuk sempat naik daun beberapa waktu yang lalu. mulai dari bayi dan orang tua pada terserang penyakit batuk namun tidak berdahak. lek tuek ga popo, lha seng arek cilik, kan kasian sekali karena mereka belum bisa apa2 selain menangis.
Dokter bayaran akeh, hehehe...
Hampir setiap hari kampung selalu di hiasi dengan rintik hujan tanpa angin. Jadi bikin nggregesi kayake.

Temen2 harus jaga performance jika pengen keluar rumah. Mantel dan jaket harus selalu di bawa untuk jaga2 jika sewaktu2 hujan datang...

Beginilah kehendak Allah, tidak bisa di halangi oleh siapapun
Semoga Alloh tidak membenci kita semuanya karena dosa2 kita...

Sunday, April 10, 2011

Kisah suskes pengolah TELO

Bermodal Singkong, Pria Ini Jadi Jutawan:
Kisah Firmansyah Budi Pendiri Tela Krezz - Berkat kreativitas, duit pun mengalir deras. Itulah yang dialami Firmansyah Budi, pendiri Tela Krezz. Hanya berbekal makanan ‘ndeso’, pria 30 tahun ini kini menjadi jutawan. Inilah kisahnya.







Kisah Firmansyah membangun bisnis makanan olahan singkong dengan bendera Tela Krezz berawal hanya dari satu grobak pinjaman ibu-nya dengan modal awal Rp 200.000. Dari situ ia mulai memiliki keyakinan bahwa bisnis makanan olahan dari singkong sangat berprospek.

Menurutnya, sangat malu sekali jika Indonesia masih terus mengimpor bahan baku pangan yang memang tak bisa berkembang baik di Indonesia seperti gandum. Saat ini kata dia, Indonesia termasuk negara penghasil singkong terbesar ketiga di dunia dibawah Brazil.

Keyakinannya akhirnya terjawab, sekarang ini ia sudah memiliki ratusan mitra Tela Krezz dengan omset yang menggiurkan. Firmansyah terinspirasi mengangkat pangan singkong menjadi makanan olahan karena saat ini pasar pangan dalam negeri sudah dibanjiri produk pangan impor seperti kedelai, tepung gandum, jagung, dan masih banyak lainnya.

'Ini berawal dari keprihatinan saya, sekarang ini bahan baku makanan semuanya gandum, yang impor. Kenapa tak pakai content lokal,' kata Firmansyah.

Firmansyah yang lulusan Sarjana Hukum ini, awalnya tak langsung menceburkan diri ke ranah bisnis. Semenjak lulus kuliah 2004, ia masuk LSM bidang pembangunan komunitas (community development), dari situlah matanya terbelalak soal banyaknya kasus bermasalah TKI diluar negeri yang harusnya bisa dicegah jika ada lapangan kerja di dalam negeri.

'Sekarang saya sudah punya 60 karyawan langsung, belum yang outsourcing,' katanya.

Semangat inovasinya mengembangkan pangan singkong bukan hanya sebatas Tela Krezz, ia juga mengembangkan produk Tela Cake semacam brownies dari singkong, kue Bika Ambon, Bakpia, Keripik Singkong dan lain-lain.

'Saya mimpinya ke depan orang bisa aware dengan produk lokal kita, kalau tidak maka kita akan tergusur,' katanya.

Menurut pria kelahiran Semarang, 5 Desember 1981 ini, mengolah makanan seperti singkong yang sudah terlanjur dipandang sebagai makanan 'ndeso' memang perlu upaya keras. Konsep makanan Tela ia kembangkan dengan membuat makanan singkong lebih moderen dan menarik.



'Kenapa saya tak mau disebut sebagai brownies, saya ingin dengan nama tela cake. Jadi kalau kita bisa olah dengan moderen dan dinamis, kita bisa ubah mindset makanan wong ndeso ini jadi moderen. Harus diubah mindsetnya, makanan itu kan karena kebiasaan,' jelasnya.

Untuk urusan pemasaran, Firmansyah sengaja mengembangkan pemasaran Tela Cake dengan konsep makanan oleh-oleh asli Jogjakarta. Ini penting untuk memperkuat image Tela Cake sebagai makanan khas, meski ia pun berencana memasarkan produk tersebut ke pasar ritel umum namun dengan merek yang berbeda.



Ia mengaku saat ini mampu menjual 1000-1500 paket Tela Cake. Harga satu paket Tela Cake dibandrol hingga Rp 28.000, tentunya sudah terbayang berapa omset dari Firmansyah dari hanya menjual brownies ala singkong tersebut. Ini belum dihitung dari produk Tela Krezz-nya yang lebih dahulu ia kembangkan.

Masih seputar pangan lokal, upaya Firmansyah tak cukup disitu. Pada tahun 2009 ia juga mengembangkan produk olahan cocoa atau kakao menjadi makanan coklat yang lezat dan menarik. Kali ini, Firmansyah membentuk divisi khusus di Tela Corporation yang menjadi bendera resmi usahanya.



'Mulai 2009 saya juga membuat produk coklat roso (cokro), yang juga berkonsep makanan oleh-oleh Jogjakarta,' jelasnya.

Keinginannya mengembangkan produk coklat, kurang lebih sama dengan kegusarannya terhadap produk tepung pangan impor. Menurutnya Indonesia, merupakan penghasil kakao yang diperhitungkan di dunia, namun minim memiliki produk olahan coklat.

Jika pun ada, produk coklat olahan di pasar Indonesia berasal dari impor dan bermerek asing. Ia berharap coklat buatannya bisa menjadi pilihan pasar dan bisa mematahkan dominasi produk coklat asing di pasar Indonesia.

'Visi saya bagaimana melakukan pemberdayaan pangan lokal,' katanya.

Sehingga kata dia, dengan pemberdayaan pangan lokal serapan tenaga kerja lokal semakin tinggi misalnya jika singkong dikembangkan maka berapa banyak petani yang bisa hidup, berapa banyak kuli panggul yang bekerja, berapa banyak pekerja pemotong singkong yang terserap dan lain-lain. Meskipun dengan idealisme yang tinggi, Firmansyah tak gigit jari, usahanya yang dirintis sejak 2006 sudah membuahkan hasil yang fantastis.

'Kalau dihitung-hitung omset saya sampai ratusan juta per bulan. Setahun bisa sampai Rp 10 miliar lebih,' katanya. (sumber: detikfinance.com)

Singkong bisa jadi bahan bakar


Selain bisa diolah menjadi makanan manusia, ternyata singkong juga bisa jadi makanan kuda besi mamen. Bisa di oleh menjadi etanol, cakep kan???... Simak cara detailnya
Pengolahan berikut ini berkapasitas 10 liter per hari :
1. Kupas 125 kg singkong segar, semua jenis dapal dimanfaatkan. Bersihkan dan cacah berukuran kecil-kecil.
2. Keringkan singkong yang telah dicacah hingga kadar air maksimal 16%. Persis singkong yang dikeringkan menjadi gaplek. Tujuannya agar lebih awet sehingga produsen dapat menyimpan sebagai cadangan bahan baku
3.Masukkan 25 kg gaplek ke dalam tangki stainless si eel berkapasitas 120 liter, lalu tambahkan air hingga mencapai volume 100 liter. Panaskan gaplek hingga 100″C selama 0,5 jam. Aduk rebusan gaplek sampai menjadi bubur dan mengental.
4. Dinginkan bubur gaplek, lalu masukkan ke dalam langki sakarifikasi. Sakarifikasi adalah proses penguraian pati menjadi glukosa. Setelah dingin, masukkan cendawan Aspergillus yang akan memecah pati menjadi glukosa. Untuk menguraikan 100 liter bubur pati singkong. perlu 10 liter larutan cendawan Aspergillus atau 10% dari total bubur. Konsentrasi cendawan mencapai 100-juta sel/ml. Sebclum digunakan, Aspergilhis dikuhurkan pada bubur gaplek yang telah dimasak tadi agar adaptif dengan sifat kimia bubur gaplek. Cendawan berkembang biak dan bekerja mengurai pati
5.Dua jam kemudian, bubur gaplek berubah menjadi 2 lapisan: air dan endapan gula. Aduk kembali pati yang sudah menjadi gula itu, lalu masukkan ke dalam tangki fermentasi. Namun, sebelum difermentasi pastikan kadar gula larutan pati maksimal 17—18%. Itu adalah kadar gula maksimum yang disukai bakteri Saccharomyces unluk hidup dan bekerja mengurai gula menjadi alkohol. Jika kadar gula lebth tinggi, tambahkan air hingga mencapai kadar yang diinginkan. Bila sebaliknya, tambahkan larutan gula pasir agar mencapai kadar gula maksimum.
6 Tutup rapat tangki fermentasi untuk mencegah kontaminasi dan Saccharomyces bekerja mengurai glukosa lebih optimal. Fermentasi berlangsung anaerob alias tidak membutuhkan oksigen. Agar fermentasi optimal, jaga suhu pada 28—32″C dan pH 4,5—5,5.
7. Setelah 2—3 hari, larutan pati berubah menjadi 3 lapisan. Lapisan terbawah berupa endapan protein. Di atasnya air, dan etanol. Hasil fermentasi itu disebut bir yang mengandung 6—12% etanol
8.Sedot larutan etanol dengan selang plastik melalui kertas saring berukuran 1 mikron untuk menyaring endapan protein.
9. Meski telah disaring, etanol masih bercampurair. Untuk memisahkannya, lakukan destilasi atau penyulingan. Panaskan campuran air dan etanol pada suhu 78″C atau setara titik didih etanol. Pada suhu itu etanol lebih dulu menguap ketimbang air yang bertitik didih 100°C. Uap etanol dialirkan melalui pipa yang terendam air sehingga terkondensasi dan kembali menjadi etanol cair.
10 Hasil penyulingan berupa 95% etanol dan tidak dapat larut dalam bensin. Agar larul, diperlukan etanol berkadar 99% atau disebut etanol kering. Oleh sebab itu, perlu destilasi absorbent. Etanol 95% itu dipanaskan 100″C. Pada suhu ilu, etanol dan air menguap. Uap keduanya kemudian dilewatkan ke dalam pipa yang dindingnya berlapis zeolit atau pati. Zeolit akan menyerap kadar air tersisa hingga diperoleh etanol 99% yang siap dieampur denganbensin. Sepuluh liter etanol 99%, membutuhkan 120— 130 liter bir yang dihasilkan dari 25 kg gaplek
(Sumber : Trubus, Judul : Mengebor Bensin di Kebun Singkong: 12-1-2007

Friday, April 8, 2011

Bandar judi ditangkap di sekopek

Sekopek 6 april 2011
Segerombol pen-judi tengah asyik me-ngesut kartu dan segenap peralatan judi lainnya. Seperti biasa, penampilan tukang judi hampir sama di mana-mana, nyangklong sarung, gawane rokok. Sambil kelepas kelepus mereka silih berganti nyaruki uang mirip orang yang sedang berbagi duit. Tengah asyik2nya chek up kartu eee tiba-tiba sekelompok pasukan dari kesatuan polisi lokal datang menyergab, wataaaaaa... g ada nuansa lain selain pada ndelongop. Mereka pada lari tunggang langgang meninggalkan tempat perjudian. Walhasil tertangkaplah si bandar, yah bandar judi, ada dua orang yang tertangkap. Memalukannya adalah ada satu warga simo yang tertangkap motornya, manusianya kabuuuuuuuuuuurrrrrrrrr... kapok! ilang motormu.
Demikian kiranya singkat cerita tertangkapnya bandar judi kelas menengah di lokasi judi sekopek.
Semoga pada kapok thu orang, kerjaannya bikin aib masyarakat aja...
Dasar mother fucker!!!

Friday, March 18, 2011

Demam Satria

Wah parah... Gara-gara motor satu ini bikin banyak pemuda kampung gila...

Ada satu kisah menarik terkait dengan kegilaan kaum muda kampung yang gila sama satria.
Dia adalah PAIMEN... Wakakak...
Si doi pusing, entek2an n stress berat gara2 'nekad' beli satria... Lawong satria bosok kok di beli...
Alkisah dengan dalih lebih murah dengan harga pada umumnya si doi langsung membeli satria second hand. bodynya wuiihhh, maut mamen. selang beberapa hari e mesinnya horek...
Lumayan, doi harus keluarkan 2,5 jt demi keselamatan nyawa sang satria... sekarang dia udah 'pede' karena kemana-mana bawa satria.
Denger2 emang dulu doi pengen satria biar gampang ngedapetin cewek... wakakakak...

Sampek sekarang memang si satria masih msedikit punya nama di kancah permotoran kampung kita. ada satu lagi temen yang sekarang sedang gila sama satria tapi belum keturutan, hehe, kasian...
to be continue...

Thursday, March 17, 2011

Berita dari Mbogoran

Tanggal 18 maret 2011, hari jumat malam, akan ada acara klumpukan pladen di rumah Mbah Ngali ismun mbogoran. Kalo ada acara seperti ini berarti pasti ada yang mau nikahan. Siapa gerangan keluarga Mbah Ngali yang mau nikah???
Dia adalah Mbak Reni, tapi kayaknya doi belum pulang tuh dari perantauan. Ga tau kapan pulangnya. Yang pasti temen2 udah banyak yang dapet undangan klumpukan pladen. semoga acaranya nanti bakal sukses n yang mau nikah sukses juga nikahnya, amiiinnn

Tuesday, March 15, 2011

Suara gemuruh dari gunung wilis

Beberapa hari terakhir, diawal bulan Februari tahun 2011 masyarakat di sekitar gunung Wilis mendengar suara gemuruh dari lerengnya. Gunung ini menjadi perbatasan antara kabupaten Madiun, Nganjuk dan Ponorogo.
Suara gemuruh akan semakin jelas terdengar terutama pada malam hari diatas pukul 12 malam karena suasana memang sudah sepi. Semula masyarakat disekitar gunung terutama yang berada di kecamatan Pulung, dan Ngebel yang masuk wilyah Ponorogo mengira suara itu berasal dari perut gunung Wilis, tetapi setelah berlangsung beberapa hari ternyata suara itu pusatnya agak ke arah selatan yang berbatasan dengan gunung Bayangkaki.
Perlu diketahui bahwa gungung Wilis sepanjang catatan sejarah kabupaten Madiun dan Ponorogo belum pernah meletus, alias sudah tidak aktif lagi. Walaupun pada jaman dulu dipastikan pernah aktip terbukti dari bentuknya yang kerucut nyaris sempurna. Mungkin gunung ini seusia dengan gunung Lawu yang terletak kurang lebih 75 Km di sebelah baratnya, yang menjadi perbatasan antara kabupaten Madiun dan Surakarta.
Suara gemuruh terdengar hingga sejauh 30 Km kearah barat, di sekitar kota Ponorogo sampai dengan kecamatan Jetis, bahkan sering pada malam hari suara gemuruh akan disertai dengan getaran pintu dan jendela. Masyarakat juga merasa was - was mengingat bencana gunung meletus akhir-akhir ini sedang menjadi trendi di tanah air.

Satu hal yang mengherankan disekitar gunung Wilis dan lerengnya sama sekali tidak ditemukan adanya kawah yang mengeluarkan asap, seperti layaknya gunung berapi lain menjelang meletus, misalnya gunung Merapi atau Bromo. Namun hanya terdengar suara 'gludhag - gludhug' dari dalam bumi. Itupun sulit dipastikan dimana pusat suara itu berasal. Petugas BMG konon kabarnya juga sudah pernah mengadakan penelitian di wilayah ini namun hingga saat ini belum ada pengumuman resmi tentang status gunung yang bersangkutan.

panto terus info dari simoraya untuk mendapatkan info up to date dari gunung wilis...

Monday, March 14, 2011

Lelaki yang hilang

Indahnya kampung simo telah mencetak berbagai macam warna. warna kegiatan, karakter warga, juga warna warni personal telah banyak menghiasi kampung. salah satu warna 'nyeleneh' telah dicetak akhir-akhir ini oleh salah seorang pemuda simo wetan. dia telah menyumbang banyak sekali warna-warna yang sebagian orang menganggap indah namun dianggap 'peteng' oleh sebagian warga yang lain.
Dia adalah seorang mahasiswa yang hampir 11 tahun 'ndleseb' ke dalam lingkungan kampus. Aneh orang bilang, gimana tidak kebanyakan warga lain menempuh jenjang kuliah rat-rata 4 tahun untuk mencapai peringkat sarjana, e kali ini lebih dari 10 tahun. maka dari itu tak heran jika ada yang beranggapan 'peteng'.
Perangai yang sangar, rambut gimbal, 'prawakan' keceng nan tinggi menjulang telah lengkap menghiasi tubuhnya sehingga semakin mantap orang menganggap bahwa dia adalah pemuda yang 'nyeleneh'.
Di sisi lain sang 'nyeleneh' telah berjuang hampir mati-matian untuk mengejar berjuta impian yang selalu mengganggu tidurnya. Tiap detik dia memikirkan, apa yang harus di perbuat demi tercapainya sebuah impian. Anda tahu mimpinya???
salah satu mimpinya adalah RABI..
Selain jadi mahasiswa, selama kurun waktu yang lumayan lama juga dia telah menjadi komandan penakluk rimba raya. Yah... seorang PALA alias pecinta alam. Dengan perangai yang mirip rimba dia dengan mudah sekali bisa menaklukkan buanyak sekali rimba-rimba di seluruh wilayah di negara tercinta Indonesia. dari ujung barat sampai ujung timur. Dalam posting yang akan datang insyaAllah kita akan bahas pengalaman-pengalaman menarik.nya dalam menaklukkan sang rimba.

sekian panjang kita mengulas satu warna unik di kampung maka perlu di publikasikan juga kiranya sang pencetak warna ini. Dia adalah KOMIK, demikian panggilan akrab doi.
Nama Lengkap      : Sumarwan
Aktivitas                : Mahasiswa
Alamat                  : RT.3 / 2 Simo wetan ( utara kuburan )



Walobagaimanapun uniknya warna yang dia telah buat, dia adalah sosok kharismatik yang telah menjadi icon dalam warna nyeleneh di lingkungan dia berada. Satu harapan semoga warnanya tidak menyebar di kampung tercinta, wakakakak... **just kidding.
Semoga Sang lelaki hilang  bisa mencapai setiap impian hidupnya sehingga bisa memberikan kontribusi positif dam mewarnai dan mencetak indahnya kampung tercinta Simo..

Saturday, March 12, 2011

Panen Raya

Hari ini panen padi sudah di gelar di berbagai tempat di wilayah  kampung simo, mulai simo kulon, mbudengan, suwareng, sekar, putat dan wilayah simo timur. panen umumnya di lakukan oleh kalangan pemuda kampung dan sebagian oleh warga dari daerah gunung timur dan gunung barat ( lawu ) yang sengaja datang ke kampung untuk mencari pekerjaan memanen padi. warga simo semuanya terlihat gembira karena panen yang ditunggu-tunggu telah tiba. dengan harapan di musim ini bisa menanam padi lagi untuk di panen beb erapa bulan yang akan datang. melihat curah hujan yang masih potensial kelihatannya hampir semua warga sudah mempersiapkan lahan sawah untuk menanam padi lagi semoga Alloh selalu memberikan barokahnya agar semua hasil bumi bisa menambah rohmat buat kita semuanya,amiin

Berita dari Mbogoran

Kemarin ( jumat, 11 maret 2011 ) keluarga Pak sukri sedang mengadakan syukuran karena habis ngedekne rumah. rumah ini kabarnya di bangun oleh Esti anak perempuannya yang sudah menikan beberapa waktu lalu. semoga rumah yang telah dibuat bisa memberikan nuansa tentram dalam keluarga yang bersangkutan, amiin...

Geliat bisnis kampung SIMO

Maret, 2011
Banyak pelaku bisnis di kampung indah SIMO, diantara yang paling mencolok dan aktif serta mampu memberikan kontribusi positif dalam penyediaan lapangan kerja bagi warga kampung adalah :
1. Usaha Produksi Batu-bata oleh Trihindarwan Syaifudin
Diskripsi usaha meliputi pembuatan baru-bata dari tanah liat, pembakaran dan pengiriman. Bisnis ini telah meraup setidaknya 5 - 10 karyawan aktif dalam proses produksinya, karyawan utama adalah : Pak Nu ( Mesenu ), Pak kempu 2 ( Kempu penceng ), dan Pak kolid sebagai transporter. Dengan armada 1 buah colt diesel pick up syaifudin bisa mengantar batu-bata sampai ke tempat konsumen, dengan tambahan harga yang murah meriah. Batu-bata milik bruden ( sapaan akrab syaifudin ) terkenal keras dan tahan banting. Pemesan meliputi daerah simo, dongeng, yanggong, pelemgurih, kedongrong dan kampung sekitar. dengan banyaknya pesanan kadang bruden kewalahan dalam memenuhi semua pesanan.
Teknik pebakaran yang sering dilakukan adalah dengan menggunakan mrambut, dengan campuran 'telek' ayam potong. telek ayang potong bisa dengan mudah dia dapatkan karena Boss satu ini juga menjalankan bisnis peternakan ayam potong dengan system kemitraan. Jadi biaya produksi bisa di tekan semurah mungkin. Ayo maju terus boss, siapkan pekerjaan yang layak buat warga kampung indah kita... sukses buat bang bruden.
2. Bisnis peternakan olah trihindarwan syaifudin
3. Bisnis multi usaha oleh M. Agus ismail


Geliat bisnis di simo sepertinya tahun ini akan mulai bermunculan. Salah satunya oleh suaminya mbak muk ( anake Mbah nur ). Dia akan memulai sebuah usaha di jenangan tepatnya di sebelah barat MTsM jenangan, detail bisnisnya sepertii apa nanti kita akan liput dalam waktu dekat. yang pasti teman-teman yang belum punya usaha sendii, ayo ramaikan kampung kita dengan berbagai kegiatan positif...