Showing posts with label intern. Show all posts
Showing posts with label intern. Show all posts

Saturday, May 7, 2011

Tri Hindarwan Syaifudin

Berita kali ini datang lagi-lagi dari Brudin, Sang penggali tanah
Bisnis Batu-batanya sekarang semakin meningkat, tambah maju rek!! Beberapa hari yang lalu, karena kewalahan dengan pesanan batu bata, Sang penggali tanah akhirnya memutuskan untuk menyewa mesin pencetak Boto ( Press Boto ). Tak elak bro, langsung sewa mesin untuk 70.000 batu bata. Wah kelabakan thu mesin.
Denger2 sampek ganti mesin diesel 3 kali mamen. hahaha, kasian juga thu mesin. di gencer terus setiap hari sampek kelepek-kelepek. Hasil batu bata dair mesin ini memang lebih padat dan kenyal. Kemudian masa pengeringannya juga lebih cepat di bandingkan di cetak manual pake tangannya pak nu, pak kolid dkk. hehe...
Dengan menyewa mesin ini Sang penggali tanah juga bisa meraih untuk maksimal dan lebih tinggi di bandingkan dengan mempekerjakan warga yang di bayar borongan.
Wah bagu thu brud, ayo up semangatmu.. dan habiskan pengangguran di kampung...

Thursday, May 5, 2011

Sumber air yang tidak terawat

Masih ingat?  Beberapa tahun yang lalu kampung kita mendapatkan bantuan berupa pengadaan sumur air dalam yang letaknya di belakang Pak Atim ( Pak Heri situng ). Sekarang kondisinya sangat mengenaskan. Diesel yang biasanya di gunakan sebagai penggerak mula pompa sekarang sudah rusak. Hampir semua warga kampung Simo sekarang bergantung penuh pada air dari PDAM. Mbayarnya lumayan, tapi mau gimana lagi.
Seperti umumnya orang Indonesia, tidak suka mandiri, sukanya yang instant walopun menguntungkan orang lain dan merugikan diri sendiri ( g maju-maju ). Kalo kita melihat lokasi sumur dalam maka kita pasti akan ngelus dodo. Gimana enggak, pengadaan sumur itu, dan semua komponen elektrik yang masih ada di sana harganya tidak murah bro! tapi di biarkan sia-sia tanpa ada gunanya. Berdasarkan survei perkiraan harga pompa submersible yang tertanam di dalam sumur nilanya 15juta, belum lagi komponen kontrol elektriknya yang ada di dalam panel.
Kendala yang menyebabkan tidak dipakainya pompa ini adalah kerusakan diesel sebagai penggerak mula dan biaya operasional yang tinggi ( terutama untuk membeli solar ).
Alternatif yang sempat dibicarakan dahulu adalah diesel di ganti dengan Listrik PLN, namun sampek sekarang belum terwujud dan belum juga di bahas dengan serius oleh warga kampung. Sayang sekali..
Seharusnya jika Pemasangan Listrik dari PLN bisa di wujudkan insyaAllah warga kampung tidak perlu lagi menggunakan air dari PDAM yang harganya lumayan tidak murah.
Dan jika air masih melimpah bisa di jual ke daerah tetangga yang membutuhkan air murah. Biaya perawatan dan operasional juga tidak mahal karena menggunakal Listrik dari PLN, jadi tidak harus membeli solar setiap hari.
Semoga para pemuda kampung suatu saat nanti bisa memanfaatkannya dengan baik untuk kepentingan warga.
Wallahua'lam..

Thursday, April 28, 2011

Ide Bisnis setelah Pulang dari Luar Negeri

Artikel ini masih dalam proses, akan segera di luncurkan. Buat yang punya ide bisnis setelah merantau bisa kasih support di facebook forum simo raya

Friday, March 25, 2011

Ngudek jenang

24 maret ( malam jumat ), hampir semua personil pemuda kampung di kerahkan ke rumah mbah ngali untuk membantu melancarkan acara ngudek jenang yang akn di gunakan untuk melengkapi prosesi pernikahan saudara RENI dari mbogoran. Acara terlaksana dengan sangat meriah. piem (agus ismail) adalah salah satu personil paling rajin dalam me-ngudek jenang sehingga jenang bisa mateng sesuai dengan yang diinginkan.
Walopun terlihat pada menahan rasa kantuk yang tak terkira, namun kesetian temen-temen dalam menunggu sampai 4 jedi jenang matang semuanya.
sambil ngudek jenang temen-temen pada asyik juga nonton film petualangan barat. film di sponsori oleh saudara kita yang telah hilang dari peradaban, yang ternyata masih bisa menghirup nafas segar kampung simo dia adalah KOMIK dari tanah arema. dia menyempatkan diri untuk pulang kampung ( katanya ) demi melihat prosesi pernikahan saudaranya.
Jenang dinyatakan mateng dan siap di packing jam 12.30 malam, diikuti dengan pulangnya seluruh pemuda kampung.
dokumentasi menyusul...
dan kita ucapkan selamat kepada mbah ngali atas matengnya jenang idaman...

Thursday, March 17, 2011

Berita dari Mbogoran

Tanggal 18 maret 2011, hari jumat malam, akan ada acara klumpukan pladen di rumah Mbah Ngali ismun mbogoran. Kalo ada acara seperti ini berarti pasti ada yang mau nikahan. Siapa gerangan keluarga Mbah Ngali yang mau nikah???
Dia adalah Mbak Reni, tapi kayaknya doi belum pulang tuh dari perantauan. Ga tau kapan pulangnya. Yang pasti temen2 udah banyak yang dapet undangan klumpukan pladen. semoga acaranya nanti bakal sukses n yang mau nikah sukses juga nikahnya, amiiinnn

Monday, March 14, 2011

Lelaki yang hilang

Indahnya kampung simo telah mencetak berbagai macam warna. warna kegiatan, karakter warga, juga warna warni personal telah banyak menghiasi kampung. salah satu warna 'nyeleneh' telah dicetak akhir-akhir ini oleh salah seorang pemuda simo wetan. dia telah menyumbang banyak sekali warna-warna yang sebagian orang menganggap indah namun dianggap 'peteng' oleh sebagian warga yang lain.
Dia adalah seorang mahasiswa yang hampir 11 tahun 'ndleseb' ke dalam lingkungan kampus. Aneh orang bilang, gimana tidak kebanyakan warga lain menempuh jenjang kuliah rat-rata 4 tahun untuk mencapai peringkat sarjana, e kali ini lebih dari 10 tahun. maka dari itu tak heran jika ada yang beranggapan 'peteng'.
Perangai yang sangar, rambut gimbal, 'prawakan' keceng nan tinggi menjulang telah lengkap menghiasi tubuhnya sehingga semakin mantap orang menganggap bahwa dia adalah pemuda yang 'nyeleneh'.
Di sisi lain sang 'nyeleneh' telah berjuang hampir mati-matian untuk mengejar berjuta impian yang selalu mengganggu tidurnya. Tiap detik dia memikirkan, apa yang harus di perbuat demi tercapainya sebuah impian. Anda tahu mimpinya???
salah satu mimpinya adalah RABI..
Selain jadi mahasiswa, selama kurun waktu yang lumayan lama juga dia telah menjadi komandan penakluk rimba raya. Yah... seorang PALA alias pecinta alam. Dengan perangai yang mirip rimba dia dengan mudah sekali bisa menaklukkan buanyak sekali rimba-rimba di seluruh wilayah di negara tercinta Indonesia. dari ujung barat sampai ujung timur. Dalam posting yang akan datang insyaAllah kita akan bahas pengalaman-pengalaman menarik.nya dalam menaklukkan sang rimba.

sekian panjang kita mengulas satu warna unik di kampung maka perlu di publikasikan juga kiranya sang pencetak warna ini. Dia adalah KOMIK, demikian panggilan akrab doi.
Nama Lengkap      : Sumarwan
Aktivitas                : Mahasiswa
Alamat                  : RT.3 / 2 Simo wetan ( utara kuburan )



Walobagaimanapun uniknya warna yang dia telah buat, dia adalah sosok kharismatik yang telah menjadi icon dalam warna nyeleneh di lingkungan dia berada. Satu harapan semoga warnanya tidak menyebar di kampung tercinta, wakakakak... **just kidding.
Semoga Sang lelaki hilang  bisa mencapai setiap impian hidupnya sehingga bisa memberikan kontribusi positif dam mewarnai dan mencetak indahnya kampung tercinta Simo..