Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

Monday, May 9, 2011

Mukjizat Sholat Dan Doa

Putus Asa Racun Kehidupan
Putus Asa Racun Kehidupan


By: M. Agus Syafii

Jika seseorang merasa bahwa dirinya mendapat tekanan hingga batas ketidaksanggupan untuk dipikulnya maka semua yang ada dihadapannya menjadi hampa, ia merasa yang dilakukan tidak membawa perubahan apapun sehingga ia berputus asa. Putus asa merupakan sifat buruk pada diri kita jika ditimpa musibah menjadi kehilangan gairah untuk hidup, kehilangan gairah untuk bekerja & beraktifitas sehari-hari, timbul perasaan sedih, merasa bersalah, lambat berpikir, menurunnya daya tahan tubuh, mudah jatuh sakit karena yang ada hanyalah pandangan kosong seolah terhimpit oleh beban yang sangat berat berada dipundaknya sehingga putus asa meracuni kehidupan kita. 'Manusia tidak jemu memohon kebaikan dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa dan putus harapan.' QS. Fushilat : 49).

Ada dua faktor yang menyebabkan keputusasaan. Pertama, tekanan eksternal. tekanan eksternal adalah tantangan dan faktor utama yang mampu memancing respon dari dalam diri seseorang. Peristiwa-peristiwa konflik keluarga, kehilangan orang yang dicintai, jatuh sakit, kehilangan pekerjaan, Itulah tekanan eksternal yang mampu memicu kondisi diri kita menjadi kecewa, marah dan putus asa. Faktor kedua yang mengakibatkan depresi dan menjadi putus asa, kecewa, kehilangan semangat untuk menjalani kehidupan adalah bersumber di dalam diri kita sendiri yaitu lemahnya ketahanan diri.

Setiap peristiwa apapun yang menimpa kita belum tentu mengakibatkan respon yang sama karena ketahanan diri dan kualitas kesehatan jiwa masing2 individu berbeda. Bagi orang yang memiliki ketahanan diri yang kuat maka kekecewaan, marah dan putus asa dapat ditunda dalam waktu yang cukup lama sedangkan bagi mereka yang lemah ketahanan dirinya maka kekecewaan, marah dan putus asa begitu mudah muncul. Persoalan depresi & keputusasaan sering terjadi dalam diri seorang maupun kehidupan berumah tangga yang cenderung pragmatis, materialistik dan jauh dari tuntunan agama. Ketika harta, jabatan dan status sosial lebih menjadi tujuan utama dalam hidup, mengejar dan berjuang habis-habisan bersamaan keimanan kepada Allah sangatlah tipis maka lebih berpotensi mudah putus asa. Putus asa bagaikan racun yang paling keras menggerogoti sekujur tubuh dan merusak seluruh organ dalam. Penderitaan yang ditimbulkan rasa putus asa akan berkelanjutan sampai wajah anda menimbulkan kerutan-kerutan ketuaan. Sampai orang-orang disekitar kita hampir tidak mengenali anda dengan baik. wajah anda nampak lebih tua.

Lantas bagaimana cara bisa mengatasi tekanan eksternal kehidupan & menguatkan ketahanan diri? Depresi maupun tekanan eksternal dalam kehidupan sehari-hari bisa memberikan dampak positif bagi anda maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, Berhentilah untuk mengeluh, lakukanlah apa yang anda bisa lakukan. Kedua, Bersyukurlah dengan kehidupan anda yang sekarang.. Ketiga, Memohonlah pertolongan Allah dengan sholat dan sabar maka hal itu memberikan kekuatan ketahanan diri anda sehingga seberat apapun tekanan eksternal, kegagalan dalam usaha, bisnis, karier dan perjuangan hidup, tidak akan membuat anda putus asa dalam mengarungi kehidupan. Ketaqwaan anda kepada Allah yang menjadikan anda kuat dalam menghadapi tekanan kehidupan sebesar apapun sehingga bisa menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. 'Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam segala urusannya.' (QS. Ath-Thalaq : 4).
Wallohua'lam BS...

Saturday, May 7, 2011

Dia adalah saudaraku

Usamah bin laden...
Begitu gencarnya sekian banyak masyarakat dunia menjelek2kan dan mengutukmu, mereka menghancurkan namamu dengan cara apa saja. Bahkan dengan cara-cara kotor yang tidak dibenarkan oleh norma apapun. Termasuk didalamnya masyarakat dunia yang mengaku muslim, mereka tidak segan-segan memilih untuk menjelek-jelekkan saudara semuslimnya sendiri, bahkan jika dibandingkan dengan Amerika, si kafir itu, mereka lebih memilih untuk menjelekkan Usamah yang lembut. Apa alasan mereka. Aku juga heran. Padahal haram hukumnya menjelek-jelekkan saudara sendiri, karena yang menjelek-jelekkan bisa jadi lebih jelek dari pada yang di jelek-jelekkan.
hmmm...
Sama sekali aku tidak percaya... Mereka semua sok tahu dan penyebar fitnah... Iya juga sih, lha mereka itu taunya berita ya dari orang kafir lho.. dan mereka juga tidak tau harus bagaimana jika mendapatkan berita dari orang kafir, harusnya kan mereka mengecek keabsahan berita tersebut dan menguji kebenaran berita tersebut. Bukan langsung menelannya mentah-mentah dan lengsung menyebaarluaskan ke masyarakat umum. Kebodohan inilah yang menyebabkan Islam mundur seperti ini.
Sungguh, sama seklai aku tidak percaya kepada mereka..
Bagaimana mungkin engkau seperti yang TV one, transTV, Indosiar, RCTI atau orang-orang di internet katakan, padahal engkau menyerahkan seluruh yang engkau miliki termasuk nyawamu untuk menjadi tentara Allah, dan hanya karena Allah... hanya untuk Allah...
Aku lebih percaya padamu wahai amirul muslimin, karena engkau adalah saudaraku, engkau adalah muslim, dan engkau berjuang untuk muslim agamaku, tidak seperti diriku yang menghabiskan waktuku hanya untuk nafsu..
Wahai usamah, sungguh aku bangga menyebut namamu..
Aku sama sekali tidak percaya pada orang kafir yang menghinamu... Mereka itu orang-orang bodoh yang rajin menyebar kebohongan demi uang dan nafsu. Jauh di banding dengan engkau wahai saudaraku. Engkau telah menceraikan dunia ini, dan menghabiskan semua waktumu demi menggapai syahid yang insyaAllah telah engkau raih.. Maha suci Allah, aku yakin namamu tetap selalu dikenang olah orang-orang yang waras lagi cerdas di manapun mereka berada. aku juga akan mengenamu dengan cara yang aku mampu wahai saudaraku..
Semoga Allah kelak mempertemukan kita di Surga..
Aku yakin engkau akan bhagia bersanding dengan Allah, Tuhan kita semua, walopun banyak orang menghujatmu, karena engkau telah berjuang hanya karena Dia...
Wallahua'lam...